jump to navigation

aku cinta internet??? ( indomie telor kornet ) May 8, 2009

Posted by opiniandit in Uncategorized.
trackback

huff, melihat apa yang sedang digemari sekarang rasanya saya akan bicara bahwa kita memang memiliki rasa kecanduan yang lebih, lebih dan lebih dengan hal yang satu ini yaitu internet. Bagaimana tidak lepas dari fungsi dasar internet yang semula hanya untuk pemberi informasi yang aktual dari berbagai belahan bumi dan pada akhirnya mengalami metamorfosis yang mengarah pada makin terjerumusnya kita akan komunikasi melalui internet. Saya menekankan pada pertumbuhan situs – situs jejaring sosial, yang tadinya biasa saja namun sekarang jadi sangat luar biasa sampai – sampai memiliki efek hipnotis yang besar bagi pengaruhnya gaya hidup kita. Tak perlu jauh – jauh untuk mengambil sampel / contoh dari efek internet ini, melihat teman – teman sekitar saya yang hampir tiap malam lebih memilih menghabiskan waktu untuk ” meniduri layar komputernya “. Itulah betapa berartinya lagu milik bad religion ” i love my computer “. Mungkin dahulu tidak separah itu efek dari internet tapi lihat sekarang mulai dari friendster, my space, facebook, yahoo messenger, twitter, msn dan masih banyak candu – candu yang lainnya.

Gak salah memang jika saat ini fungsi dari internet telah banyak mengalami pergeseran selain dari fungsi dasarnya, perubahan fungsi inilah yang tanpa kita sadari telah menyebabkan pola hidup kita berubah, sampai – sampai jika tidak ada komputer handphone pun itu di perjuangkan untuk jadi multi fungsi supaya terus up date ( gila !!!!! ). Ternyata manfaat situs – situs jejaring sosial ini juga dapat diartikan sebagai simbol pergaulan dan eksistensi kita dimata lingkungan kita. Bisa kita bayangkan jika ternyata nilai eksistensi kita dilihat dari aktifnya kita hidup didunia maya ini, nah bagaimana jika kita tidak ud date di dunia maya ini?? ( apa berarti tidak eksis??. Saya lebih melihat bahwa pandangan tentang peranan internet juga harus dapat memiliki manfaat bagi orang lain. Jika anda termasuk orang yang memang rajin membuka situs jejaring sosial anda mulai sekarng buat lah situs itu jadi ajang pemberi manfaat atau sumber informasi bagi orang lain, dan bukan hanya curhat semata yang sebenarnya memang tetap memiliki hak. Atau jika tidak mulailah beralih ke internet ( indomie telor kornet ) lebih sehat.
1andit

Comments»

1. Fajrie Hanggono - May 8, 2009

Emang ga bisa dipungkiri lagi, tanpa kita sadari kita hidup di dua dunia, dunia nyata dan dunia maya. Banyak yg bilang begini, dunia maya adalah sebuah dunia pelampiasan terhadap apa yang tidak dapat kita lakukan di dunia nyata. Sebagai contoh, internet dalam dunia video games. Kita ga akan tahu kalo ternyata seorang ksatria gagah dengan level tinggi ternyata di dunia maya, ternyata hanya seorang cowo kurus yang jarang bersentuhan dengan dunia luar pada dunia nyata. Atau kita ga akan pernah tahu kalau ternyata teman baru kita pada situs pertemanan ternyata seseorang yang tidak pernah ada (account palsu). Dan ada beberapa orang yang menganggap kalau mereka bisa lebih hidup ketika berada di dunia maya.. (nah lho!!)

Apabila membahas tentang eksistensi diri pada fenomena situs pertemanan. Banyak orang yang menganggap kalau mereka adalah makhluk yang eksis kalau jumlah teman pada akun situs pertemanan mereka sangat banyak dan kesemuanya berwajah tampan/cantik. Alhasil mereka berusaha melakukan tindakan “add as friend” kepada siapa saja yang mereka anggap layak masuk ke dalam daftar teman mereka. Atau mungkin eksistensi dapat mereka ibaratkan dengan melakukan tindakan seperti ikut memberikan komentar pada kegiatan atau foto seseorang yang bahkan merekapun tidak kenal. Untung-untung orang tersebut suka diberi komentar oleh orang asing, kalo orang tersebut terganggu? Malah jadi ga eksis donk! Haha. Dan anggap saja, saya menamai pelaku dari fenomena diatas dengan “monyet dunia maya” :p

Dari tulisan saya yang mulai ngelantur diatas, dapat diambil kesimpulan. Pergeseran penggunaan internet memang sudah sedikit mencapai tingkatan menjelang akut, dan kembali lagi kepada diri kita selaku pengguna yang tentunya dapat memilih. Mau menjadi pengguna internet seperti apa kita? Apakah kita akan menjadi pengguna internet yang cerdas, yang selalu bisa mendapatkan manfaat positif dari hadirnya internet. Atau mengikuti jejak golongan monyet dunia nyata?
Pilihan ada ditangan anda.. :)

2. Lulu Prasetya - July 11, 2009

setuju banget, ndit…
BT banget dey kalo liat orang jadi ga konsen diajak ngomong cuma gara2 YM an or FB an.
parah nya lagi, even udah ketemu di dunia nyata, kadang ada aja yang masih ngomongin masalah komunikasi mereka di dunia maya itu.

emang ga ada topik lain apa?